SAMARINDA, lacakkasus.com – Komandan Korem (Danrem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Brigjen TNI Anggara Situmpul, S.I.P., M.Si., meresmikan Cafe Nilam 99 “Cerita Kita” sekaligus menggelar acara nonton bareng (nobar) sepak bola dunia antara Turki melawan Paraguay pada Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini digelar di Cafe Nilam 99, Samarinda, Kalimantan Timur.
Acara ini dihadiri oleh para Kasi Korem 091/ASN, personel jajaran Korem, serta puluhan mitra media, mulai dari jurnalis televisi, media online, hingga para influencer lokal di Kalimantan Timur.
Wadah Pelayanan dan Tempat “Nongkrong” Insan Pers
Fasilitas Cafe Nilam 99 merupakan aset milik Korem 091/ASN. Namun dalam sambutannya, Brigjen TNI Anggara Situmpul menegaskan bahwa kafe ini sengaja dihadirkan sebagai bentuk pelayanan dan ruang interaksi positif bagi para pemburu berita di Kalimantan Timur.
“Niat saya yang pertama, kafe ini harus menjadi tempat nongkrongnya teman-teman wartawan. Sehingga kalau capek dari luar, bisa ngopi di sini,” ujar Danrem 091/ASN.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi awak media, Danrem bahkan merencanakan skema khusus berupa potongan harga (diskon) bagi para jurnalis yang berkunjung. “Tadi saya sampaikan, mungkin nanti ada diskon 50 persen atau 60 persen untuk teman-teman wartawan, biar perputaran informasi di depan bisa lebih enak,” tambahnya.
Tensi Tinggi Pertandingan dan Pesan Fair Play
Usai seremoni peresmian, atmosfer berubah menjadi riuh saat acara nonton bareng dimulai. Pertandingan sengit antara Turki dan Paraguay berhasil menyedot perhatian seluruh undangan yang hadir.
Hingga babak pertama berakhir, Turki harus mengakui keunggulan lawan setelah tertinggal 0-1. Gol pemecah kebuntuan tersebut tercipta pada menit ke-64 melalui aksi terukur pemain Paraguay nomor punggung 23, Matias Galarza.
Melihat antusiasme yang tinggi, Brigjen TNI Anggara mengisyaratkan agenda nobar ini akan terus berlanjut ke babak berikutnya, termasuk pada fase 16 besar nanti.
Lebih lanjut, Jenderal Bintang Satu ini mengambil filosofi mendalam dari pertandingan sepak bola untuk diterapkan dalam kehidupan berbangsa.
“Di event itu, meskipun keras di lapangan, tapi akhirnya mereka bersalaman. Nah, ini juga kita harapkan bagi warga kita. Perbedaan-perbedaan ya harus berakhir dengan salaman. Walaupun berbeda, tetap dalam konteks kita cinta kepada bangsa dan negara ini,” tegasnya.
Rencana Nobar Final Skala Besar bersama Masyarakat
Meski acara nobar kali ini dikemas secara terbatas dan intim karena keterbatasan kapasitas tempat, Korem 091/ASN sudah melirik rencana yang lebih besar untuk laga final mendatang.
Danrem mengungkapkan keinginannya untuk menggelar nobar final di area terbuka seperti Lapangan Gelora Korem dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, ormas, hingga mahasiswa agar bisa menikmati hiburan bersama-sama.
Saat ditanya oleh awak media mengenai tim jagoan dan prediksi juara pada perhelatan akbar dunia kali ini, Brigjen TNI Anggara Situmpul menjawabnya sambil berseloroh namun tetap nasionalis.
- “Saya itu pencinta Messi, jadi pasti ke situ arahnya (Argentina). Tapi intinya, saya tetap cinta Indonesia,” pungkasnya sembari tersenyum ditutup dengan tepuk tangan para jurnalis.( Wayan)
Share this content: